TANYA JAWAB KOMUNITAS
Apa Kriteria Broker yang Cocok untuk Scalping?
- Tidak melarang scalping (karena beberapa broker tidak memperbolehkan menggunakan teknik scalping).
- Broker Non Dealing Desk (NDD) yang memiliki jenis Electronic Communication Network (ECN).
- Broker memiliki regulator dengan kredibilitas tinggi.
- Broker menyediakan leverage tinggi.
- Broker dengan spread rendah.
Berikut adalah kriteria mendetail broker yang cocok untuk scalping:
Spread Rendah dan Stabil: Scalper mengambil untung kecil, sehingga spread yang lebar (misal >1 pip pada EUR/USD) akan memakan sebagian besar keuntungan. Carilah akun Raw Spread atau ECN.
Eksekusi Ultra-Cepat (Low Latency): Kecepatan adalah segalanya. Broker harus memiliki teknologi server canggih untuk memproses order dalam milidetik guna menghindari slippage.
Tanpa Requote & Minim Slippage: Requote (permintaan harga baru) sering terjadi saat volatilitas tinggi. Pilih broker yang mengeksekusi harga sesuai keinginan tanpa menunda order.
Mengizinkan Strategi Scalping (No Restrictions): Beberapa broker melarang strategi scalping cepat. Pastikan broker mengizinkan scalping, hedging, dan penggunaan Expert Advisor (EA) atau robot trading.
Platform Stabil (MT4/MT5/cTrader): Platform harus andal dan tidak freeze saat pasar bergerak cepat. Fitur one-click trading sangat membantu.
Komisi Rendah: Pada akun ECN/Raw, komisi harus kompetitif
Silakan masuk atau daftar untuk mengirim jawaban Anda.
