Bagaimana Cara Menentukan Risk-Reward Ratio?

PertanyaanKategori: Strategi TradingBagaimana Cara Menentukan Risk-Reward Ratio?
Gita Novalia tanya 6 tahun lalu
Bagaimana cara trader-trader menentukan rasio risk-reward dalam trading forex? Apakah menggunakan 1:2 atau 1:3?

6 Jawaban
Rahmat Forex dijawab 6 tahun lalu
Memang benar idealnya rasio risk-reward 1:2 atau 1:3. Akan tetapi sebelum kita menentukan risk-reward tersebut, kita harus dapat menyesuaikan terlebih dulu dengan strategi trading yang kita miliki serta penempatan stop loss dan take profit harus baik dan benar.

Misalnya:
Kita memakai strategi trading yang memiliki winning rate 60%. Kemudian kita menggunakan rasio risk-reward 1:1 dalam setiap trading yang kita lakukan. Misalkan dalam sebulan kita membuat 20 trading dengan 20 pips stop loss dan take profit. Berapa pips yang akan kita dapatkan di akhir bulan?

Kemungkinan menang 60% dari 20 kali trading = 12 trading win (berarti 8 trading loss)
(12 trading win x 20 pips) – (8 trading loss x 20 pips) = 240 pips – 160 pips = 80 pips

Jadi, pada akhir bulan kita akan mendapatkan profit 80 pips. Tetapi itu JIKA strategi yang kita pakai memiliki winning rate 60%. Jadi, bagaimana jika winning rate kurang dari 50%? Jawabannya yaitu dengan meningkatkan rasio risk-reward.

Sugeng Riyanto dijawab 5 tahun lalu
Sebenarnya cukup sederhana, prinsipnya yaitu:
– Risk dihitung dari jarak dari harga entry ke harga stoploss.
– Reward dihitung dari jarak harga entry ke harga take profit.
– Risk And Reward ratio dihitung dari risk dibagi reward atau jarak ke stoploss dibagi jarak ke take profit.

Seno Arjuna dijawab 5 tahun lalu
Konsep contohnya seperti ini:
– Risk to Reward Ratio 1:1 artinya Anda rela merisikokan 1$ untuk memperoleh potensi profit $1 juga.
– Risk to Reward Ratio 1:2 artinya Anda rela merisikokan 1$ untuk memperoleh potensi profit $2.
– Risk to Reward Ratio 1:3 artinya Anda rela merisikokan 1$ untuk memperoleh potensi profit $3.
 
Jadi sesuaikan dengan sistem trading masing-masing trader. Misalnya:
 
– Sistem trading yang memiliki risk to reward 1:1 bisa menguntungkan jika akurasinya 60%.
– Sistem trading yang memiliki akurasi sedang (hanya 40%) tetap bisa menguntungkan dengan risk to reward ratio yang tidak terlalu besar seperti 1:2.
 
dst

zimie dijawab 9 bulan lalu
Rasio risiko-imbalan (Risk-Reward Ratio/RRR) adalah perbandingan antara potensi keuntungan dan potensi kerugian dalam suatu transaksi atau investasi. Rasio ini membantu trader dan investor untuk mengevaluasi apakah potensi imbalan sepadan dengan risiko yang diambil. 

dewa dijawab 8 bulan lalu
Untuk menentukan Risk-Reward Ratio (RRR), Anda perlu menghitung potensi keuntungan dan potensi kerugian dari suatu transaksi, kemudian membandingkannya. Caranya adalah dengan menetapkan level harga entry, stop loss (batas kerugian), dan target profit (batas keuntungan). Lalu, hitung selisih antara harga entry dan stop loss sebagai Risk (kerugian), dan selisih antara harga entry dan target profit sebagai Reward (keuntungan). Terakhir, bagi nilai Reward dengan nilai Risk untuk mendapatkan rasio RRR yang diinginkan. Saya trading dengan akun ZERO dari Broker AMarkets spread tipis dan komisi rendahnya membuat saya lebih mudah menentukan RRR

bola naga dijawab 4 bulan lalu
Untuk menentukan Risk-Reward Ratio (RRR), Anda perlu menetapkan stop loss (batas rugi) dan take profit (target untung), lalu bagi potensi kerugian dengan potensi keuntungan (RRR = Risiko / Reward); contohnya, risiko Rp100 dan reward Rp300 menghasilkan RRR 1:3, artinya Anda bersedia rugi 1 bagian untuk potensi untung 3 bagian, yang merupakan rasio sehat untuk manajemen risiko dalam trading.