Perbedaannya ada pada jam aktif, volume, dan karakter pergerakan harga:
* Sesi Asia (Tokyo): Pergerakan cenderung lambat, cocok untuk pair seperti JPY atau AUD.
* Sesi Eropa (London): Paling aktif dan likuid, banyak peluang trading.
* Sesi Amerika (New York): Volatil, apalagi saat overlap dengan sesi London — banyak pergerakan besar.
Setiap sesi punya karakter unik yang memengaruhi strategi trading.
sebenarnya ini adalah untuk sesi perdagangan dan trader mesti mengerti dulu pair mana yang kuat akibat sesi perdangan bursa dibuka, untuk sesi asia maka mata uang Yen jepang akan menguat terhadap pasangannya dan berlaku sebaliknya. trader juga harus memahami korelasi inter pair yang terjadi dalam cheatmap.
Perbedaan utama sesi Asia, Eropa, dan Amerika terletak pada tingkat volatilitas dan likuiditasnya. Sesi Asia cenderung lebih stabil dan likuiditasnya lebih rendah, cocok untuk strategi konservatif. Sesi Eropa (terutama London) lebih ramai dan volatilitasnya tinggi, sering kali menentukan tren pasar. Sesi Amerika (New York) memiliki volatilitas yang sangat tinggi dan volume besar, sering kali menjadi penutup dan mengonfirmasi arah pasar. Dengan akun ZERO dari Broker AMarkets saya bisa optimal trading forex dan emas di setiap sesi karena spread dan komisinya rendah.
Silakan masuk atau Daftar untuk mengirimkan jawaban Anda