Tindakan terlalu percaya diri saat profit terus terjadi karena bias overconfidence, yang dapat menyebabkan Anda mengabaikan manajemen risiko, meningkatkan ukuran posisi secara impulsif, dan bertransaksi terlalu banyak (overtrading). Hal ini sering kali berujung pada kerugian yang lebih besar saat pasar berbalik arah karena Anda terlalu yakin dengan kemampuan Anda untuk memprediksi pasar.
inilah ciri mereka yang terlalu percaya diri dalam trading. Overtrading (Perdagangan Berlebihan), Menaikkan Volume/Lot Secara Drastis (Position Sizing Salah), Mengabaikan Stop Loss atau Manajemen Risiko, Mengabaikan Analisis Fundamental/Teknikal, Keras Kepala dan Tidak Mau Cut Loss. Saya selalu memanfaatkan analisis premium Broker AMarkets untuk membuat trading plan yang kuat dan tidak ugal ugalan karena terlalu percaya diri
Silakan masuk atau Daftar untuk mengirimkan jawaban Anda