Pola harmonik adalah struktur grafik teknikal berbasis rasio Fibonacci (seperti 0.618, 0.786, 1.27, 1.618) yang memetakan empat hingga lima gelombang harga (XA, AB, BC, CD) untuk memprediksi pembalikan tren. Pola ini mengidentifikasi Potential Reversal Zone (PRZ) untuk entri jual/beli.
Berikut adalah beberapa pola harmonik utama dalam trading:
Gartley Pattern: Pola klasik berbentuk “M” atau “W” yang mengandalkan retracement Fibonacci, di mana titik B biasanya berada di 61.8% dari kaki XA.
Bat Pattern: Mirip Gartley, namun lebih presisi dengan titik B di retracement 50% XA dan titik D mencapai 88.6% dari kaki XA.
Butterfly Pattern: Pola pembalikan di mana titik D melampaui titik X (ekstensi 127% – 161.8% dari XA).
Crab Pattern: Dianggap paling akurat, pola ini memiliki ekstensi titik D yang tajam, mencapai 161.8% dari XA.
ABCD Pattern: Pola zigzag dasar tiga kaki (AB, BC, CD) yang menjadi dasar dari sebagian besar pola harmonik lainnya.
Cypher Pattern: Pola yang lebih modern dengan aturan Fibonacci yang sedikit berbeda, di mana titik C menembus level titik A.
Three-Drive Pattern: Pola yang terdiri dari tiga pergerakan harga berurutan (drive) yang berlawanan dengan arah tren, sering kali menandakan akhir tren.
5-0 Pattern: Pola pembalikan khusus yang sering digunakan untuk menangkap awal tren baru, sering terjadi setelah pergerakan tajam.
Semua pola ini, menurut Pluang, mengandalkan perhitungan matematika presisi untuk mengidentifikasi potensi titik balik pasar.
Silakan masuk atau Daftar untuk mengirimkan jawaban Anda