Apa Hubungan Inflasi dengan Pergerakan Mata Uang?

PertanyaanKategori: EkonomiApa Hubungan Inflasi dengan Pergerakan Mata Uang?
Seno Arjuna tanya 11 bulan lalu
Apa hubungan inflasi dengan pergerakan mata uang? Bagaimana mengukur laju inflasi?

1 Jawaban
Christa Wjaya dijawab 11 bulan lalu
Hubungan inflasi dengan pergerakan mata uang adalah sebagai berikut:

jika inflasi di suatu negara lebih tinggi daripada negara lain, maka nilai tukar mata uang negara tersebut akan cenderung melemah terhadap mata uang negara lain. Sebaliknya, jika inflasi di suatu negara lebih rendah daripada negara lain, maka nilai tukar mata uang negara tersebut akan cenderung menguat terhadap mata uang negara lain.

Hal ini karena inflasi mempengaruhi daya saing ekspor dan impor suatu negara.

Negara dengan inflasi tinggi akan memiliki harga barang yang lebih mahal daripada negara dengan inflasi rendah, sehingga menurunkan permintaan atas barang-barang yang diproduksi oleh negara tersebut. Akibatnya, permintaan atas mata uang negara tersebut juga akan menurun, sehingga nilai tukarnya melemah.

Sebaliknya, negara dengan inflasi rendah akan memiliki harga barang yang lebih murah daripada negara dengan inflasi tinggi, sehingga meningkatkan permintaan atas barang-barang yang diproduksi oleh negara tersebut. Akibatnya, permintaan atas mata uang negara tersebut juga akan meningkat, sehingga nilai tukarnya menguat.

Cara Mengukur Laju Inflasi

Laju inflasi adalah ukuran yang menunjukkan seberapa cepat harga-harga barang dan jasa naik dalam periode tertentu. Ada beberapa cara untuk mengukur laju inflasi, antara lain:

– Membandingkan rata-rata tahunan: yaitu dengan menghitung rata-rata indeks harga konsumen (IHK) pada tahun tertentu dan membandingkannya dengan rata-rata IHK pada tahun sebelumnya. IHK adalah angka yang mencerminkan perubahan harga-harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat. Contoh: IHK rata-rata tahun 2021 adalah 105 dan IHK rata-rata tahun 2020 adalah 100. Maka laju inflasi rata-rata tahunan adalah (105-100)/100 x 100% = 5%.

– Membandingkan bulan ini dengan bulan yang sama pada tahun lalu: yaitu dengan menghitung selisih IHK pada bulan tertentu dengan IHK pada bulan yang sama pada tahun sebelumnya. Contoh: IHK bulan Oktober 2021 adalah 107 dan IHK bulan Oktober 2020 adalah 102. Maka laju inflasi bulanan adalah (107-102)/102 x 100% = 4,9%.

– Membandingkan bulan ini dengan bulan yang lalu: yaitu dengan menghitung selisih IHK pada bulan tertentu dengan IHK pada bulan sebelumnya. Contoh: IHK bulan Oktober 2021 adalah 107 dan IHK bulan September 2021 adalah 106. Maka laju inflasi bulanan adalah (107-106)/106 x 100% = 0,9%.