Apa Pengaruh Obligasi Kepada Pasar Forex?

PertanyaanKategori: EkonomiApa Pengaruh Obligasi Kepada Pasar Forex?
Agus Alamsyah tanya 6 tahun lalu
Dengan menggunakan analisa fundamental, apa pengaruh obligasi kepada pasar forex?

4 Jawaban
Sugeng Riyanto dijawab 6 tahun lalu
Penerbitan Obligasi yang dilakukan Pemerintah atau Sektor Swasta merupakan sebuah indikator yang sangat penting dalam mengukur liquiditas kekuatan pasar keuangan dan pasar saham suatu negara. Obligasi yang dikeluarkan Bank Indonesia dalam bentuk Surat Hutang Negara ( SUN ) misalnya mengindikasikan kekuatan financial dan bukti kepercayaan pasar terhadap pemerintah selaku pemangku kebijakan yang dapat dilihat dari kondisi pasar modal dan pasar keuangan yang di nilai dari ekspetasi tingkat permintaan akan mata uang pada saat itu.

Selain itu kenaikan tingkat suku bunga bank sebelum dan sesudahnya akan menaikan bond yield dan menurunkan harga obligasi dan ini berpengaruh pada faktor fundamental yang dapat menyebabkan nilai tukar mata uang menguat. Jadi meningkatnya yield bond obligasi (atau turunnya suku bunga Yield Bond) menyebabkan kenaikan nilai tukar mata uang.

tenma dijawab 9 bulan lalu
Apabila yield obligasi AS tersebut meningkat, maka akan mendukung penguatan Dolar AS terhadap mata uang dengan yield lebih rendah. Sebaliknya, jika yield obligasi AS tersebut melemah, maka Dolar AS berpotensi untuk melemah terhadap mata uang dengan yield lebih tinggi.

indrapura dijawab 8 bulan lalu
Pengaruh obligasi pada pasar forex utamanya terjadi melalui perubahan suku bunga dan selisih imbal hasil (yield) yang memengaruhi aliran modal internasional. Ketika imbal hasil obligasi suatu negara naik, menarik investor asing mencari keuntungan lebih tinggi, yang pada gilirannya memperkuat mata uang negara tersebut. Sebaliknya, penurunan imbal hasil atau adanya ketidakpastian ekonomi dapat menyebabkan mata uang melemah karena investor menarik modal mereka

James dijawab 7 bulan lalu
Pengaruh obligasi pada pasar forex terletak pada korelasi antara imbal hasil obligasi dengan nilai tukar mata uang, di mana imbal hasil obligasi yang tinggi menarik investor dan menguatkan mata uang negara tersebut, sedangkan imbal hasil yang rendah bisa melemahkan mata uangnya. Suku bunga yang ditetapkan bank sentral secara langsung memengaruhi imbal hasil obligasi dan, pada gilirannya, memicu aliran modal global yang berdampak pada pergerakan harga mata uang.